Kamis, 02 Januari 2014

Keluarga #2: Agribisnis 48 IPB (Caution, Very Very Long Post)

Sebenernya dari sebelum berangkat merantau pengen posting ini, tapi karena males sibuk, jadinya baru terealisasi sekarang xD

Agribisnis angkatan 48 IPB, jadi salah satu dari sekian banyak keluarga di IPB. Karena ada gani kurikulum, jadinya kita bisa ketemu lebih cepat 1 semester dibanding yang angkatan 47 #yeah Lalu, karena ada 'kecelakaan', alhamdulillah dipercaya jadi komti AGB sementara di semester 2. Sebuah tantangan karena menurut aku (masih bingung dengan kata ganti orang pertama, lagi mencari yang ternyaman #ribet), saat itu udah nyaman dengan lingkup R7, yang paling selebar-lebarnya ke R8. Tapi waktu itu jadi melebar dari R1 sampe R8, berarti harus lebih melebarkan telinga dan meluaskan pandangan lagi euy. Yah namanya idup mesti ada tantangan, jadi yah alhamdulillah diambil dan (semoga) bisa diconsider sebagai ketidakgagalan mehehe.

Masuk ke departemen, diadainlah pemilihan komti yang resmi. Kalo di AGB namanya CEO, alias....... Chief Executive Officer, kalo ga salah #bletakk Dari kalo ga salah 7 calon, susut sampek 2 orang, yaitu aku dan seorang mm sahabat (sambil agak geuleuh gitu ngomongnya) dari masa-masa di lorong dulu. Ada perang batin memang, antara terus maju atau kasih ke dia, tapi somehow, there was a voice telling me to just go forward, dan jrengjreng, terpilihlah jadi CEO AGB 48 #prokprokprok (suara orang lempar telor).



Kemudian hari-hari diisi dengan indahnya kenangan kami bermain monopoli, main tajoz, lompat tali, egrang, petak umpet #lohsalahscene. Yah pokoknya banyak hal, dari pusing nentuin sistem jarkom (yang akhirnya dengan egois aku pegang sendiri karena hapenya bagus karena males mikir sistem yang bagus) lalu ngurusin form perwalian, ngurusin Sporta (olimpiade se-FEM), makrab, kaos AGB, fieldtrip, dan lain-lain. Ada masa-masa nyebelin, kesel, sedih, capek, tapi lebih sering seneng liat mereka, seneng kemu mereka, berinteraksi, ketawa, becanda, nyemangatin tim Sporta, ngegodain cewek2nya, ngasih jarkoman palsu berusaha ngga jadi 'deny yang introvert', segala macem xD