Kamis, 13 Juni 2013

Tami Merpati, Menguji Cinta


Merpati termasuk burung yang hebat karena ia dapat menemukan jalan pulang meskipun jaraknya ribuan kilometer.  Oleh karena itu, merpati pos sering digunakan untuk mengirim surat.


Tami adalah seekor burung dara yang cantik nan rupawan.  Berpuluh merpati jantan telah mencoba peruntungan untuk mempersuntingnya.  Namun sayang, tak satu pun jua yang berkenan di hati sang dara.  Sampai akhirnya Tami berjumpa dengan seekor perjaka merpati tampan yang anehnya justru seolah tak mengindahkan kehadiran sang dara yang rupawan.
Tami terbakar oleh rasa penasaran, ingin sekali ia mengajak si tampan berkenalan.  Amboi, ketika Tami mengulurkan kesempatan, si Jaka malahtertunduk tak bersuara, hanya merah meronai semburat wajahnya.  Dengan gigih, Tami akhirnya meminang paksa.  Entah apa sebenarnya yang ada di lubuk hati sang Jaka, tapi toh ia menerimanya.

Selasa, 11 Juni 2013

Journey Beyond the Lands #1: To Infinity, and Beyond!!

Tanggal 27 Maret 2013, entah itu jadi hari yang paling ditunggu atau sebaliknya. Tapi yang pasti, di situlah titik balik hidup gua: memulai dari titik nol.  'Membuang diri' ke negeri orang, saat sudah merasa sangat nyaman dengan kondisi, lingkungan, dan suasana di negeri sendiri.  Dengan bekal bahasa Inggris pas-pasan dan bahasa Jepang yang masih sangat basic,cabutlah ke negeri Sakura, tempat yang memiliki kenangan tersendiri.  

Jauh sebelum tanggal itu, dapat kabar bahwa positif lolos itu sekitar awal Januari, inget banget waktu itu lagi ngajar Ekonomi Umum di salah satu bimbel di daerah kampus, terus dapet sms dari papa (aw aw) buat ke Ditmawa untuk ngambil sesuatu. Teteret tereet, ternyata pengumuman bahwa telah resmi diterima sebagai mahasiswa baru di Jurusan International Bio-Business, Tokyo University of Agriculture. #sujudsyukur Langsung ada perasaan 'nyeesss' yang merasuk dalam sanubari #lebay. Jadi........ jadi nih, ninggalin semua yang udah dibangun, yang udah diraih, di sini, di IPB, di Indonesia? Ah, yasudahlah, singkirkan semua prasangka yang memberatkan, bulatkan tekad!!

Akhirnya, dari Januari sampek Maret, diisi dengan berbagai macam persiapan. Persiapan latihan nari karena nanti ada pentas budaya para mahasiswa asing, persiapan bahasa, persiapan mental, dan lain-lain. Harus ngucapin selamat tinggal ke banyak tempat, banyak hal, banyak orang.... Kos-kosan yang udah menemani dari bulan Juli tahun lalu, sampe Maret kemarin, banyak banget kenangan dan hal-hal yang dilakukan di sana. Sekret Forces, tempat paling nyaman se-IPB, tempat di mana ketika lagi stress tingkat akut trus kalo pulang dari situ, pasti berseri-seri karena kebanyakan ketawa. Rumah hantu, kosan temen lorong, pun warung ijo, tempat kosan anak lorong juga. Koridor-koridor tempat biasa rapat, ruang kelas-ruang kelas tempat tidur siang menuntut ilmu, kantin, warung makan, warung padang, jus stroberi, ketoprak mas Bejo, dan lain-lain. #fiuuuhhh

Dan tanpa terasa.... datanglah hari-hari menuju keberangkatan. Mama udah mulai cerewet ngingetin buat packing dari H-1 bulan, tapi gua dengan santai jawab "Udah santai aja, ntar H-2 minggu baru mulai beresin." Dan realisasinya, baru H-1 minggu mulai beberes #ngahahaha. Targetnya adalah, berat koper totalnya 20 kg, karena segitulah batasnya (maklum belinya tiket promo, jatah bagasi cuma dikit). Setelah dipaksa-paksa dan dikurang-kurangii, akhirnya dapetlah massa bruto koper 30 kg. Okay seems like we are screwed. Tapi yaudah, capcus aja dengan berat segitu. Setelah seminggu sebelum keberangkatan dipenuhi jadwal perpisahan, akhirnya tiba juga di hari keberangkatan.