Sabtu, 24 November 2012

Segala Sesuatu itu Berpasangan, Termasuk "Pertemuan"

Mehehe bertemu lagi dengan mimin di blog yang paling kece punya. Mau bahas apa nih sekarang? Mau tau aja apa mau tau bangeet? #stop

Yak sesuai sama judulnya, mimin mau bahas tentang pertemuan dan perpisahan. Lagi ngetren nih bahasan tentang ini, secara udah pada sampek di masa akhir jabatan organisasi-organisasi masing-masing, jadi pada galau dah mau pisah setelah sekian lama mengarungi bahtera keorganisasian masing-masing.  Tak lupa sebelum mulai ngalor-ngidul, mimin mau bersyukur yang tak terhingga luas dan dalamnya kepada Allah atas nikmat yang terus diberikan tanpa henti, nikmat alat pencernaan yang terus bekerja siang malam tanpa henti, mencerna makanan yang mimin makan , dari pencernaan mekanik di mulut sampek jadi sisa-sisa metabolisme yang dibuang #ifyouknowwhatImean

Taraaa ayo kita bahas tentang perpisahan.  Seperti yang judulnya bilang, kalo segala sesuatu itu berpasangan, termasuk pertemuan. Pasangannya pertemuan ya perpisahan.  Kemarin baca blognya pak Direktur Forces, mayan sedih dan tertohok, ga bsia bayangin sekret Forces tanpa beliau, yang selalu memberikan keceriaan (meski kadang suka cemberut) di sekret Forces tercinta.  Beliau bilang "saat aku mulai jarang dateng ke sekret" atau "sekret itu jadi milik kalian, terserah mau diapain", beuh rasanya boy, segitu beliau belum lengser, apalagi kalo udah? Hmm...

Selain itu, ehem, berhubungan juga dengan mimin.  Terbayang perpisahan yang "mungkin" sebentar lagi, di mana mimin harus kejar cita-cita di "sana".. Ga kebayang kalo mesti pisah sama temen-temen, eh saudara-saudara di AGB 48 yang udah mimin sayangi, juga saudara-saudara di Forces, yang kalo mimin lagi stres dan main ke sekret Forces, itu pasti ilang loh stresnya ahahaha.. ga kebayang dah, klo mesti pisah sama kampus dan seisinya.. kadang jadi galau juga, do I really want to and able to leave these things??

Entahlah ya, biar waktu yang menjawab. Kan gatau juga siapa tau keadaan bakal lebih baik ketika mimin gada di sini, mungkin mimin jadi penghambat kemajuan orang-orang di sini, atau bagaimanalah. Yang penting, mimin selalu berusaha untuk bermanfaat maksimum buat semuanya.  Mohon maaf banget kalo mimin sering iseng (maklum, fisiognomi bilang emang mimin tipe iseng) yang nyakitin, gada maksud kok buat nyakitin hati temen-temen, mimin cuma mau coba ngedeketin hati temen-temen, ga lebih :)

Yaah akhir kata, setelah dimulai pasti harus diakhiri.  Seperti kehidupan, pasti ada kematian. Seperti malam, pasti ada siang. Seperti pertemuan, pasti ada perpisahan.  Hanya orang-orang yang bijak dan berpikirlah yang bisa mengambil pelajaran dari semua kejadian-kejadian. Salam.

Rabu, 07 November 2012

Hidup!!

Yak hidup. Apa sih hidup? Buat apa sih hidup? Pertanyaannya filosofis banget, jangkauan jawabannya luas banget, tiap orang punya pendapat yang beda-beda, variatif. Tapi menurut gue, yang pasti hidup itu ya tentang beribadah. Tentang bermanfaat. Tentang belajar sesuatu yang baru. Mencari pengalaman.
Omong-omong pengalaman, yaa dari beberapa bulan ini menikmati nikmat dari Allah, nikmat nafas, nikmat oksigen, nikmat sel-sel otot yang di dalamnya bereaksi miosin dan aktin yang mampu menyebabkan otot-otot berkontraksi dan berelaksasi #oke kejauhan


--------------------------------------------------------------------------------------------------------
Yah pokoknya kemarin diajak ikut lomba debat sama temen, tiba-tiba banget diajaknya, pas lagi asik-asik nonton Spider-man 3 di kosan temen, mana batere hape udah lowbet, eh temen sms ngajak lomba debat. Sebelumnya belum pernah ikut, cuma pernah nonton doang dan itupun belum paham gimana sistemnya, kok ya ada pembicara pertama, kedua, ketiga, argumen, sistem Asia, banyaklah. Tapi yaa bukan Deny namanya kalo ga nerima tantangan #muehehe. Nekatlah terjun di lomba debat yang pertama kalinya #yuhuu.
Esok harinya, hari lomba.  Ga nyangka banget nekat ikut lomba di H-8 jam tanpa persiapan. Bagus. Tapi dengan modal bismillah, sepotong laptop dan tab, nekatlah maju.

Peserta lomba total ada 12 tapi yang dateng cuma 8, alhamdulillah udah ngurangin persaingan. Dan pertama kali lomba lawan suatu departemen dari IPB, kakak angkatan. Waktu pertama kali itu bener-bener atau harus ngapain, ikutin alur aja, asik-asik aja #muehehe.

Akhirnya tanpa ba-bi-bu langsung ngejalanin tugas, daaaan hasilnya emang agak mengecewakan, nilai gue paling rendah di antara temen se-tim, tapi alhamdulillah bisa lolos ke babak selanjutnyaa~ #yuhuu
Nah di babak selanjutnya ini yaamvun lawannya JAUH lebih jago dan sangar #wuhuuu. Alhamdulillah berbekal pengalaman di perdebatan yang pertama, bisa improve dan menyamai nilai temen setim yang lain, tapi sayang banget mesti kalah.




Dua minggu ke depannya kita final. Padahal siang ntar gue masih ada UTS Dasgron, gila dah maksain ikut lomba hahaha. Yaak dan hasilnya ehem emang karena kurang persiapan dan segala macamnya, gue pribadi kita kurang fight all out kali ini, dan bener setelah pengumuman di malam puncaknya (dapet tiket gratis raisa loh #terus) kita tetep stay di juara 3. Hmm gapapa, buat gue bisa sampe ke situ aja udah sebuah pencapaian luar bisasa men, tapi evaluasi dan perbaikan adalah hal mutlak yang gue perlukan. Begitu banyak yang bis ague petik dari lomba debat itu huahaha.


--------------------------------------------------------------------------------------------------------

Intinya sih yah, seriiing banget gue nemuin orang yang dengan amat sayang banget nolak kesempatan yang datang. Sering gue tawarin ke orang, "Boy mau ikut ini gak?" "Mbak mau ikut ini ga?" tapi yaa mostly they say no, i'm sorry i'm not ready yet. Emang kapaaan situ bakal siap? Yakin kesempatan itu bakal dateng lagi? Makanya dari itu gue suka gila, tanpa ba-bi-bu langsung aja terima tantangan hahaha #meskipun kadang sikap ini merepotkan juga.
To conclude, kesempatan itu ga dateng dua kali, dan satu hal yang perlu mesti kudu diinget, keberuntungan itu ada rumusnya men. Rumus keberuntungan itu kesempatan+kesiapan, itu baru orang beruntung. Orang yang ga punya skill apa-apa dan dateng kesempatan ke dia, maka dijamin kesempatannya ga bakal dimanfaatkan dengan optimal. But when you are always ready, maka kesempatan apapun yang dateng pasti bisa dieksekusi dengan baik dan mantap.
Keep achieving everyone :D